Daerah

Ikuti Kasus Ketua DPRD Jabar, Wakil Ketua Komisi III DPRD Jabar Main Pukul Terhadap Supir Pribadi

Mediatataruang.com– Masih teringat tentang kasus pemukulan yang dilakukan Ketua DPRD Jabar Taufik hidayat terhadap Kasubag Perlengkapan dan Pemeliharaan Sekwan DPRD Jabar. Hal ini masih membekas dan membawa citra buruk terhadap wakil rakyat. Belum lama ini terjadi lagi pemukulan oleh anggota DPRD Jawa Barat terhadap Supir Pribadinya.

pengamat politik, Asep Komara Santoso  sekaligus sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Posraya Jawa Barat

Baru baru ini viral dalam video yang menyebutkan bahwa Sugianto Nangolah yang notabennya sebagai Wakil Ketua Komisi III, memukul supir pribadinya dilakukan 2 kali pukulan yang menyebabkan hidung si korban mengalami pendarahan. Hal ini terjadi dikarenakan mobil pribadinya tidak sengaja menyerempet tembok, Kejadian tersebut berlangsung pada siang hari, Selasa, 21 Januari 2020.

“Fakta yang mencengangkan dari Pengakuan M.  Yusak Rico Raharjo sebagai korban, selama ini pihaknya selalu mendapatkan kekerasan secara verbal yaitu sering dikata katai dengan perkataan Binatang dan perkataan kasar,”ujar pengamat politik, Asep Komara Santoso  sekaligus sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Posraya Jawa Barat, Rabu (22/1).

Asep mengungkapkan, ada apa dengan para anggota DPRD Jabar Sekarang ini, segala sesuatu di selesaikan dengan cara kekerasan, dimana hati nurani para wakil rakyat ini, bagaimana nasib rakyat Jawa Barat kalau dipimpin oleh para Anggota Dewan yang berkarakter main hakim sendiri.

“Warga Jawa Barat yang terkenal dengan Keramahtamahan, kebaikan dan budaya sopan santunnya yang selama ini melekat  pada urang Sunda harus di coreng moreng dan dihancurkan oleh para oknum wakil rakyat yang sama sekali tidak mencerminkan sebagai wakil rakyat,”ungkapnya.

Asep sangat menyesalkan kejadian pemukulan yang terjadi lagi dilingkungan DPRD Jawa Barat, baru baru ini. “Saya tidak habis pikir dengan para anggota DPRD jawa Barat yang selalu menyelesaikan sesuatu dengan main pukul,  ini kejadian yang kedua kali pertama oleh Ketua DPRD dan sekarang oleh Wakil Komisi III,”sesal Asep.

Menurutnya dengan adanya kejadian ini saya pikir partai-partai yang bersangkutan Harus bertanggung  Jawab, karena seleksi awal ada di area partai, seharusnya partai melakukan seleksi yang selektif khususnya psikologis para calon anggota legislatif supaya kejadian yang memalukan seperti ini tidak terulang kembali.

Selain itu Asep Komara santoso yang lebih dikenal dengan nama Gondring menyinggung keberadaan Badan Kehormatan DPRD Jawa Barat yang saat ini diketuai oleh H.M Hasbullah Rahmat tidak melakukan tindakan apa-apa.

“Dia hanya nonton melihat saja tidak melakukan tindakan, padahal tugas Badan Kehormatan DPRD adalah mengamati, mengevaluasi disiplin, etika dan moral anggota DPRD dalam rangka menjaga martabat dan kehormatan sesuai dengan kode etik DPRD,”ucapnya.

Kehormatan DPRD Jawa Barat selama ini sudah dilukai dan dikotori oleh oknum oknum anggota dewannya yang tidak mempunyai etika.  Dimana Kehormatan anggota DPRD diletakan?. Badan Kehormatan DPRD dalam tugasnya harus meneliti, melakukan penyelidikan, verifikasi dan klarifikasi atas pengaduan dan dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh Anggota DPRD.

“Harusnya Badan Kehormatan DPRD melakukan tindakan terhadap Ketua DPRD Jabar, Taufik Hidayat dan Wakil Ketua Komisi III, Sugianto Nangolah,”pungkasnya.

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close