DaerahHeadLine

Banjir di Kabupaten Bandung Rendam 7 Kecamatan Hingga 3.399 Jiwa Mengungsi

Mediatataruang.com– Sejak sore hari hingga malam, hujan mengguyur Kabupaten Bandung, Jawa Barat, menyebabkan tujuh kecamatan di daerah itu kembali terendam banjir. Ribuan jiwa kembali mengungsi ke tempat yang telah disediakan pemerintah setempat.

Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logisitik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung, Enjang Wahyudin mengatakan, berdasarkan data tanggal 31 Maret 2020, sejak pukul 15.30 WIB sampai dengan pukul 23.30 WIB, tujuh kecamatan ini masih terendam dengan ketinggian bervariasi.

Adapun tujuh kecamatan ini terdiri dari Kecamatan Dayeuhkolot dengan ketinggian air mencapai 10-280 sentimeter, Kecamatan Baleendah dengan ketinggian air mencapai 20-290 sentimeter. Kecamatan Cangkuang dengan ketinggian air mencapai 30-120 sentimeter, Kecamatan Ciparay ketinggian air 30-80 sentimeter, Kecamatan Rancaekek dengan ketinggian air 120 sentimeter, Kecamatan Bojongsoang ketinggian air mencapai 40-190 sentimeter, dan Kecamatan Solokanjeruk dengan ketinggian air mencapai 10-150 sentimeter.

“Total terdampak banjir ada 11.932 rumah yang terendam, 50 tempat ibadah, 29 sekolah. 1.173 KK atau 3,399 jiwa mengungsi,” kata Enjang.

Tanggul jebol terjadi di sungai Cisunggalah kecamatan Solokanjeruk, pada Selasa (31/3/2020) sekitar pukul 20.00 WIB malam. Tak hanya itu, banjir juga merendam beberapa ruas jalan sehingga lumpuh tak bisa dilewati.

Beberapa ruas jalan ini yakni Jalan Raya Banjaran-Dayeuhkolot, Jalan Raya Ciparay-Dayeuhkolot, Jalan Andir-Ketapang, Jalan Raya depan Metro, Jalan Raya Bojongsoang, Jalan Raya Cikarees depan Pom Bensin, Jalan Raya Dayeukolot depan Mesjid Ash-Shopia, Jalan Raya Kahatex, dan beberapa jalan di Kecamatan Margahayu, Majalaya, Katapang, Rancaekek, Dan Cileunyi yang belum semuanya terdata.

Rata-rata ketinggian air yang merendam ruas jalan ini bervariatif mulai dari 10-280 sentimeter. Paling tinggi, air terdapat di Jalan Andir-Katapang yang mencapai 280 sentimeter. Saat ini, baik pengungsi maupun warga terdampak membutuhkan sejumlah kebutuhan logistik berupa tenda pengungsi, handsanitizer, masker, disinfektan, alat penyemprot disinfektan,  paket sembako, sandang, dan susu bayi serta balita.

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close