#iniruangkuHeadLine

Selain AS, Ternyata Negara Maju Lain Melirik RI Buat Relokasi Pabrik di Brebes Jateng

Mediatataruang.com– Kawasan Industri Brebes (KIB) merupakan proyek strategis nasional yang digadang-gadang mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi 7 persen. KIB juga merupakan amanat Presiden Joko Widodo, untuk menjadikan Brebes sebagai kawasan industri baru yang akan mendorong tumbuhnya investasi dan pertumbuhan ekonomi masyarakat, sekaligus upaya mengurangi kemiskinan. Kawasan Brebes memiliki keunggulan di kawasan Pesisir dan upah minimum yang relatif masih rendah dibandingkan wilayah Indonesia lainnya.

Belakangan ini Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, jadi perbincangan antara Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dengan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). Hal ini bermula setelah Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, bercerita soal percakapan antara kedua kepala negara itu.

Luhut mengatakan, RI sedang menyiapkan kawasan industri 4.000 hektar di Brebes, Jawa Tengah, untuk menampung rencana relokasi pabrik-pabrik AS dari China. Itu merupakan peluang yang baru disadari Menurut Luhut, karena adanya wabah corona (COVID-19), pemerintah Indonesia baru menyadari industri farmasi masih banyak mengandalkan impor. Hal ini juga yang jadi pembahasan Jokowi dan Donald Trump soal peluang investasi farmasi.

“Kami baru sadar betul kalau kita perlu obat-obatan, farmasi kami 90% impor,” kata Luhut pekan lalu. (seperti dilansir CNBC Indonesia)

Pernyataan itu disampaikan Luhut setelah tahun lalu Jokowi sempat kecewa berat karena peluang itu justru lebih banyak dimenangkan oleh Vietnam.

Sementara Pemda Brebes punya rencana pengembangan Kawasan Industri Brebes (KIB) seluas 3.976 hektare dan untuk Kawasan Peruntukan Industri Brebes (KPIB) seluas 5.070 hektare. Kawasan industri ini akan membentang dari kecamatan Losari, Tanjung hingga Bulakamba.

Dalam catatan resmi Pemkab Brebes, sebanyak 39 perusahaan yang bergerak di berbagai sektor usaha telah mendaftar sebagai penghuni Kawasan Industri Brebes sampai November 2019. Sebanyak 24 investor yang telah mendirikan pabrik di Kabupaten Brebes, selebihnya masih dalam proses perizinan sebanyak 12 perusahaan hingga akhir 2019.

Salah satunya PT Bintang Indokarya Gemilang. Perusahaan yang memproduksi sepatu merek terkenal telah beroperasi di Brebes sejak 2015 dengan jumlah karyawan mencapai 5 ribu orang. Ribuan tenaga kerja yang diserap pabrik sepatu yang buyernya adalah Adidas itu sebagian besar berasal dari Brebes dan sekitarnya.

Dilain pihak Deputy Chief of Mission Embassy of Republic of Indonesia in Tokyo, Tri Purnajaya mengatakan selain AS, ternyata ada negara maju lain yang diam-diam melirik RI buat relokasi pabrik. Negara tersebut adalah Jepang, yang disebut-sebut tengah menyiapkan dana senilai 23,5 miliar Yen untuk merelokasi pabrik-pabrik mereka ke Asia Tenggara.

Pabrik yang akan direlokasi di antaranya bergerak di sektor otomotif dan manufaktur. Relokasi ini juga dipicu masalah pasokan komponen yang biasanya dari China, belakangan terganggu akibat COVID-19.

“Inisiatif ini dalam rangka membantu menghidupkan kembali pelaku industri otomotif yang terdampak pandemi Covid-19,” katanya, melalui virtual meeting MarkPlus Industry Roundtable Automotive Industry Perspective, Jumat.

“Saya berharap agar sebagian perusahaan yang realokasi, jatuh ke Indonesia, karena saingan kita adalah Vietnam dan Thailand,” tambahnya

Selain itu, Jepang juga telah mengalokasikan US$ 2 miliar dari paket stimulus ekonomi untuk membantu perusahaan yang mengalihkan produksinya dari China untuk kembali ke Jepang.

“Jika kita bisa mengatasi tantangan pandemi ini dan bisa memenuhi kriteria yang diharapkan Jepang, why not kita tarik lebih banyak. Jepang ini investasinya besar sekali dan Indonesia potensinya sangat besar dibanding Vietnam dan Thailand,” paparnya.

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close