#IniRuangku

Gara-Gara Tak Punya Izin Angkot Modern Kota Bogor Batal Operasi

Gara-Gara Tak Punya Izin Angkot Modern Kota Bogor Batal Operasi

Mediatataruang.com – Gara-gara belum dilengkapi beberapa perizinan operasional, angkutan perkotaan (angkot) modern di Kota Bogor yang rencananya dioperasikan kemarin akhirnya batal. Angkot itu di keluarkan Koperasi Duta Jasa Angkutan Mandiri (Kodjari) sebanyak 27 unit. Kepala Dinas Perhubungan Kota Bogor Rakhmawati mengaku belum mengizinkan pengoperasian puluhan angkot modern hasil konversi tiga angkot konvensional menjadi dua (3:2) karena surat-suratnya tidak lengkap.

“Jika dilihat secara fisik, kendaraan sudah layak beroperasi. Hanya, surat-suratnya saja masih dalam proses. Jadi, peluncuran operasionalnya kita tunda dulu menunggu legalitas perizinan rampung,” katanya kemarin. Dia menjamin jika sudah dilengkapi legalitas perizinan untuk operasionalnya selesai maka angkot modern segera diresmikan.


“Yang jelas, Pemkot Bogor mendukung legalitas operasional angkot modern dapat segera tuntas,” ujarnya. Ketua Badan Pengawas Kodjari Dewi Jani Tjandera menyesalkan tertundanya peluncuran operasional angkot modern yang tidak sesuai rencana. “Padahal, saya sudah mempunyai planning untuk jalan, tapi sekarang tidak bisa dan meleset tak sesuai target karena Dishubnya lambat,” ungkapnya.

Dia mengklaim telah menyerahkan dokumen untuk melengkapi izin sejak Rabu (5/9) lalu, tapi sampai sekarang belum selesai. “Apa saja kendalanya sampai lambat begini? Kami persilakan tanyakan ke Dishub kenapa angkot modern ini gagal launching dan tidak sesuai target,” tuturnya.

Menurut Dewi, seharusnya dalam mengurus surat-surat kendaraan tidak perlu waktu lama, apalagi Pemkot Bogor melalui kepala daerahnya sangat mendukung penuh. “Saya ingat saat Hari Perhubungan Nasional ke-47 lalu, Wali Kota Bogor Bima Arya bilang bahwa angkot modern ini tolong di jaga dan dipercepat, namun kenyataannya belum jadi juga,“ tandasnya, seperti dilansir okezone.

Secara teknis operasional, pihaknya mengklaim sudah siap 100% mobil, pengemudi, dan lainnya. “Jadi, yang kita tunggu itu surat-suratnya saja. Perkiraan saya surat-surat ini keluar pada 17 September, kemudian setelah Dishub mengeluarkan, informasinya barulah kita tinggal membuat per mohonan faktur ke Indomobil dengan jangka waktu sekitar empat hari,” ujarnya.

Angkot mewah ini menggunakan platform Suzuki APV atau disebut juga Suzuki Mega Carry dengan kabin yang dilengkapi AC dan fitur entertainment berupa audio dan televisi LCD. Untuk tahap awal hingga akhir September 2018, Kodjari menyiapkan 27 angkot modern dan awal 2019 di targetkan tersedia 120 unit. Angkot modern akan melintasi jalur TPK 4, yakni Ciawi, Baranangsiang, Otista, BTM, Sempur, Pajajaran, Warung Jam bu, Pomad, hingga Ciparigi. (*)

Bagikan Artikel :
Click to add a comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

#IniRuangku

More in #IniRuangku

Ditanya Soal Kemiskinan dan Tata Ruang, Calon Wagub DKI Kurang Paham Dinamika dan Kebutuhan Jakarta

MTR 04Februari 9, 2019

Debat Capres Putaran Kedua: Menilik Janji-Janji Jokowi-Ma’ruf soal Lingkungan Hidup

MTR 04Februari 9, 2019

Hotel Pullman Bandung Bakal Ditebang Empat Lantai

MTR 04Februari 8, 2019
BILLBOARD ADVERTISING

ALAMAT REDAKSI Jl Citamiang No. 34 BANDUNG 40115

Telp 08121.4950.000

Email : [email protected]

Copyright © 2017 Media Tata Ruang.