KenDURENan di Kampung Duren Wonosalam Jombang

Warga berebut Durian pada acara kendDUREN 2016

Warga berebut Durian pada acara kendDUREN 2016

Media Tata Ruang- Wonosalam adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Jombang, Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Kecamatan ini terletak di kaki dan lereng Gunung Anjasmoro dengan ketinggian rata-rata 500-600 meter di atas permukaan laut. Kecamatan Wonosalam terletak 35 km sebelah tenggara Kecamatan Jombang. Kecamatan Wonosalam adalah salah satu penghasil durian terbesar di Jawa Timur. Selain itu kawasan Wonosalam juga memiliki potensi pariwisata yang besar, khususnya agrowisata karena mayoritas mata pencaharian penduduknya adalah petani. Selain durian, di kawasan Wonosalam juga merupakan penghasil cengkeh, kopi dan pisang.

Di desa yang dikenal dengan nama kampung durian ini, Anda bisa menikmati wisata petik buah durian segar langsung dari pohonnya. Uniknya berbeda dengan durian dari daerah lain, buah durian di desa sumber memiliki rasa yang berbeda-beda antara buah yang satu dengan yang lain.

Bahkan tak hanya bisa menikmati buahnya saja, Anda juga bisa belanja bibit durian sekaligus belajar cara membuatnya menghasilkan buah durian yang memiliki rasa berbeda-beda. Adapun varian durian yang ada di kampung tersebut antara lain, durian bidu, durian sus, durian kerikil, durian ketan, durian bawor, dan masih banyak lagi.

KenDUREN atau Kenduri Durian Wonosalam

buah Durian di daerah Wonosalam yang dikenal beraneka macam nama dan rasa

buah Durian di daerah Wonosalam yang dikenal beraneka macam nama dan rasa

Kenduren/selametan adalah tradisi yang sudah turun temurun dari jaman dahulu, yaitu doa bersama yang di hadiri para tetangga dan di pimpin oleh pemuka adat atau yang di tuakan di setiap lingkungan, dan yang di sajikan berupa Tumpeng, lengkap dengan lauk pauknya. Tumpeng dan lauknya nantinya di bagi bagikan kepada yang hadir.

Kenduren Wonosalam adalah sebuah kegiatan tahunan yang selalu dilaksanakan oleh pemerintah dan warga Kabupaten Jombang khususnya Kecamatan Wonosalam sebagai promosi potensi pesona Wonosalam yang digelar saat musim durian.

Acara KenDUREN tersebut tidak hanya untuk mensyukuri hasil bumi yang didapat oleh masyarakat Wonosalam, tetapi juga memperkenalkan kebudayaan khas daerah Kabupaten Jombang seperti Festival Kuda Lumping, tari remo, dan kontes kambing, tidak hanya itu terdapat counter-counter yang diisi oleh UKM-UKM masyarakat Wonosalam untuk memperluas dan memperkenalkan produk-produk mereka kepada pada konsumen luas seperti produk madu yang dibudidayakan oleh masyarakat Wonosalam.

Seiap tahun ribuan pengunjung dari sejumlah daerah memadati sekitar gunungan buah durian yang mencapai tinggi sekitar tiga meter, dan lebih dari 12.000 butir durian dibagikan kepada para pengunjung di lapangan Wonosalam. (Uwo-)

Bagikan Artikel :
baju wanita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

petani3

Ketersediaan Pangan Terancam, Para Petani Terus Berkurang

Media Tata Ruang– Sebagian besar generasi muda pedesaan tidak tertarik mengembangkan pertanian. Sehingga para petani ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com