Daerah

Gandeng LMDH, KPH Bandung Selatan Kembangkan Ternak Lebah Madu

Mediatataruang.com– Kesatuan Pengelola Hutan (KPH) Bandung Selatan akan mengembangkan peternakan lebah madu di wilayah Kabupaten Bandung. Administratur Perhutani KPH Bandung Selatan Tedy Sumarto mengatakan, madu alam merupakan salah satu produk unggulan non kayu Perhutani. Namun, ketersediaan madu masih menjadi kendala karena minimnya pasokan.

“Permintaan madu ini luar biasa, saat ini Perum Perhutani mempunyai pabrik madu di Pusbahnas Parungpanjang, Bogor, namun selalu kekurangan pasokan,” tutur Tedy, Sabtu (4/4/2020).

Tingginya permintaan, Perhutani KPH Bandung Selatan tengah giat mendorong Masyarakat Desa Hutan untuk melakukan budidaya lebah di wilayah masing-masing.

“Kami mencoba untuk mengembangkan di wilayah Kabupaten Bandung, saat ini sedang kita siapkan lahan di wilayah Lebak Muncang Tambak Ruyung Timur, Kecamatan Sindangkerta Kabupaten Bandung, melalui konsep pengembangan lebah madu yang dipadukan dengan pengembangan tanaman Kaliandra” ujarnya saat di konfirmasi melalui Whastaapp.

Tedy menambahkan, selain di kawasan Tambak Ruyung Timur, terdapat sejumlah daerah di Kabupaten Bandung yang akan menjadi daerah seperti Ciwidey, Gunung Puntang dan Pangalengan. Daerah tersebut dinilai cocok untuk budidaya lebah madu.

“Kalau dilihat, selain budidaya kopi, kondisi lingkungannya sangat cocok untuk lebah madu, makanya kami akan kembangkan di daerah tersebut, untuk wilayah lain kami sedang inventarisir,”ungkapnya.

Dalam pengembangan lebah madu, KPH Bandung Selatan bekerjasama dengan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Wahana Giri Swadaya yang terdapat di desa Mekarwangi, Kecamatan Sindangkerta Kabupaten Bandung. Di daerah tersebut kata Tedy, sudah terdapat sejumlah petani yang melakukan budidaya, namun produksinya masih belum optimal.

“Kami akan bina mereka, supaya produksinya bisa lebih optimal. Selain madu, wisata edukasi madu akan menjadi paket dalam strategi pemasarannya selain akan mempersiapkan outlet yang dipersiapkan BUMDES juga penjualan online dengan memanfaatkan startup marketplace ” katanya.

Tedy meyakini, pihaknya  kedepan akan banyak masyarakat yang mencoba untuk budidaya lebah madu, mengingat potensi ekonominya sangat tinggi.

“Selain budidaya ini mudah, kami optimis masyarakat desa hutan akan terbantu dari sisi ekonominya, juga turut serta menjaga lingkungan dan kawasan hutannya. Tinggal bagaimana konsisten melakukan pembinaan dan bantu memasarkan produk mereka adalah tugas kami,” pungkasnya.

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close