#iniruangkuHeadLine

Maraknya Bangunan di Cianjur Tak Miliki SLF, DPRD Minta di Tutup Sementara Jika Membandel

Mediatataruang.com- Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPSTSP) bersama Satpol PP lakukan pemasangan stiker pengawasan terhadap sejumlah bangunan yang belum memiliki Sertifikat Laik Fungsi (SFL).

Hal ini didukung DPRD Kabupaten Cianjur. Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Cianjur, M. Isnaeni menegaskan akan dilakukan penutupan sementara jika pemilik bangunan membandel dan tidak melengkapi perizinan berupa sertifikat laik fungsi.

“Kita akan tutup sementara kalau mereka membandel, tidak punya izin,” katanya, Rabu (1/7/2020). (dilansir dari cianjur expres).

Isnaeni mengaku, pihaknya akan terus melakukan fungsi pengawasan terhadap perizinan bangunan gedung, pusat perbelanjaan, ruko, hotel, toko modern dan gudang di Cianjur bersama Satpol PP dan DPMPTSP.

“Makanya dalam sidak (kemarin), kita minta Pol PP melakukan penempelan stiker pengawasan kepada bangunan yang tidak memiliki SLF. Kita akan terus melakukan kegiatan ini, karena kelihatannya kalau diminta secara sadar, investor seolah-olah tidak mau mengurusnya,” katanya.

Berdasarkan data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Cianjur, sebanyak 95 persen bangunan terdiri dari pusat perbelanjaan, ruko, hotel dan gudang di Cianjur belum memiliki Sertifikat Laik Fungsi (SLF). *

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close