#iniruangkuHeadLine

Dukung Ketahanan Pangan, KPH Bandung Selatan Tanam Kopi dan Kelola Hasil Hutan Bukan Kayu

Mediatataruang.com – Dalam mendukung ketahanan pangan, Perum Perhutani KPH Bandung Selatan telah merangkul masyarakat dibawah Lembaga Masyarakat desa Hutan (LMDH) yang memperbolehkan menanam Kopi di antara tanaman kayu maupun tanaman produksi melalui kerjasama.

“Kontribusi Perum Perhutani KPH Bandung Selatan dalam hal ketahanan pangan dipastikan sudah dirasakan oleh masyarakat. Hal ini sebagai bentuk sinergitas kami yang telah terjalin baik dengan LMDH yang kami bina melalui sejumlah program, kegiatan dan kerjasama, selain komoditas Kopi, pemberdayaan masyarakat kami lakukan juga melalui kegiatan penyadapan getah pinus,” ujar Tedi Sumarto, Kepala Administratur KPH Bandung Selatan, saat diwawancarai, Senin 14/09/2020.

Kepala Administratur KPH Bandung Selatan, Tedi Sumarto

Tedi menjelaskan, dampak dari pandemi Corona saat ini sangat dirasakan memukul semua sektor begitupun komoditi kopi. Meski demikian, pihaknya terus mengajak masyarakat melalui kegiatan penyadapan getah pinus.

“Ditengah lesunya harga kopi, adalah tugas kami mengajak masyarakat untuk menyadap getah pinus, khususnya bagi mereka yang berada didekat kawasan hutan, dan hasilnya ada peningkatan 20% tenaga kerja penyadap dari masyarakat lokal, tentu akan mendongkrak capaian kinerja dan produktivitas dari sektor sadapan getah pinus,” imbuhnya.

Disinggung terkait target dan strategi produktivitas sadapan getah, Tedi menerangkan hingga saat ini capaian kinerja KPH Bandung Selatan masih 62% dari target tahun 2020 sebesar 2.128 ton.

“Sebetulnya trend tahun ini lebih tinggi dari tahun lalu, kuncinya adalah pendekatan sosial. Berikan apresiasi kepada mereka (tenaga penyadap.red). Selain itu kita terus mencoba memanfaatkan, menggali lagi potensi sadapan tidur,” ungkap Tedi.

Menyikapi aspek penilaian kinerja KPH Bandung Selatan, Tedi menyampaikan selain pendapatan hasil sadapan dan sektor wisata, kinerjapun dinilai bagaimana meminimalisir biaya-biaya, penilaian terhadap pertumbuhan tanaman mulai sejak persemaian, penanaman dan pemeliharaan serta aspek kehilangan pohon (ilegaloging).

“Capaian kinerja kami tentu hasil dari sinergitas kami dengan masyarakat. Dengan kuatnya pelibatan masyarakat, target yang diamanatkan kepada KPH Bandung Selatan optimis akan tercapai 100%.” Pungkasnya. Kus

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close