HeadLine

Pulihkan Ekonomi Masyarakat Pesisir, BPDASHL Cimanuk Citanduy Ajak Masyarakat Tanam Mangrove

Mediatataruang.com, Indramayu – Sebagai upaya percepatan pemulihan ekonomi nasional. Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) Cimanuk-Citanduy telah melaksanakan kegiatan padat karya penanaman mangrove di lahan seluas 500 hektare yang berada di KPH Indramayu.

“Betul, kami telah melakukan program penanaman mangrove dengan menggunakan sistem padat karya yang melibatkan sebanyak 848 orang dari 9 kelompok binaan,”ujar Kasie Evaluasi BPDASHL Cimanuk Citanduy, Budi Pramono, Rabu (14/10/2020).

Budi mengatakan pelaksanaaan program padat karya penanaman mangrove merupakan bagian dari program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di Kementerian LHK. Semoga percepatan pemulihan ekosistem mangrove dan perekonomian nasional melalui padat karya penanaman mangrove pada masyarakat terdampak Covid 19 dapat berjalan secara Efektif.

“Seperti kita ketahui dampak pandemi covid-19 ini menyerang semua sendi kehidupan sehingga kinerja ekonomi pun terganggu. Program PEN inilah yang dilakukan pemerintah sebagai upaya untuk mengurangi dampak tersebut,”ujarnya.

Budi mengatakan diwilayah Indramayu yang menjadi target program padat karya penanaman mangrove, memang kondisi ekosistemnya perlu untuk dipulihkan. Bahkan pihaknya telah melakukan berbagai pendekatan dan sosialisasi terkait pentingnya mengembalikan hutan mangrove,”paparnya.

Kasie Evaluasi BPDASHL Cimanuk Citanduy, Budi Purnomo saat menerima kunjungan dari pendamping, Rabu (14/10/2020)

Lebih lanjut Budi mengungkapkan masyarakat menyambut baik ketika disampaikan program padat karya penanaman mangrove di beberapa wilayah seperti Losarang, Cantigi, dan Pasekan.

“Kini mereka sadar justru dengan keberadaan mangrove dapat mengundang ikan dan udang sehingga dapat mengahasilkan uang bagi mereka. Program ini akan banyak membawa manfaat bagi masyarakat,”ungkapnya.

Budi menjelaskan keuntungan yang didapat oleh masyarakat ongkos kerjanya langsung diberikan ke perorangan melalui Bank BRI.

“Alhamdulillah di wilayah Indramayu sudah ada yang menerima ongkos kerjanya. Ini membuktikan dengan adanya peogram padat karya penanaman mangrove dapat membantu perekonomian masyarakat pesisir,”pungkasnya.Kus

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close