Daerah

Ditemukan Macan Tutul Jawa Terluka Parah, FK3I Jabar Angkat Bicara

Mediatataruang.com, Kab Bandung – Seekor macan tutul ditemukan oleh petani dalam keadaan lemah dan terluka cukup parah di Hutan Lindung Kawah Putih Kabupaten Bandung. Dengan kondisi hujan yang terus mengguyur kawasan menjadikan tim evakuasi sedikit kesulitan. Hingga sore tadi pukul 16.00 WIB macan tutul sudah dapat diamankan tim evakuasi di pos Kawah Putih Kabupaten Bandung untuk diberikan pertolongan oleh dokter satwa.

Saat mengevakuasi Macan Tutul yang terluka parah

“Betul, kami mendapat informasi dari masyarakat dan kader konservasi di Bandung Selatan bahwa ada seekor macan tutul dalam keadaan lemah dan berdarah. Kini macan tutul tersebut sudah diamankan di pos Kawah Putih Kabupaten Bandung untuk di obati oleh dokter,”ujarnya.

Kasus macan tutul Jawa sebagai satwa endemik dan dilindungi kini terancam punah. Menyikapi hal ini, FK3I Jabar mendesak BBKSDA Jawa Barat dan Pemprov Jabar segera mengeluarkan Rencana Aksi Penyelamatan Konflik Satwa Liar Dilindungi.

“Konflik kerap terjadi di kawasan hutan yg areal nya sering terjamah manusia,”ungkap Ketua FK3I Jawa Barat Dedi Kurniawan dalam keterangan tertulisnya, Jumat (23/10/2020).

Dedi mengatakan dalam rencana aksi ini penting sekali dilakukan edukasi dan pemahaman terhadap masyarakat. Hal ini perlu dilakukan KLHk sebagai pemegang kawasan dan pemerintah Daerah dimana masyarakatnya perlu beradaptasi dengan baik.

“Sayang sekali jika Pemprov tidak peduli, sebab Macan tutul selain dilindungi dan terancam punah. Macan tutul ini juga merupakan satwa identitas Jawa Barat melalui SK Gubernur tahun 2007,”katanya.

Maka dari itu, lanjut Dedi menyebutkan pihaknya akan terus menerus mengingatkan kepada pihak KLHK dan Pemprov Jabar untuk segera menyusun Rencana Aksi sesuai Mandat UU Kehutanan dan UU KSDAE serta turunan dari itu yaitu perdirjen KSDAE yang mengatur Satwa dilindungi di dalam kawasan dan luar kawasan.

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close