#iniruangkuHeadLine

Jelang Tahun Baru 2021 Wisata di KPH Bandung Utara Tetap Buka Dengan Menerapkan Prokes

Mediatataruang.com, Bandung – Saat ini tingkat kunjungan wisatawan ke tempat wisata di Jawa Barat (Jabar) jumlahnya meningkat. Menjelang liburan tahun baru 2021 wisata di kawasan KPH Bandung Utara tetap buka. Hal ini disampaikan Kepala Adm KPH Bandung Utara, Komarudin.

Kepala Adm KPH BDU bersama Satgas di tempat wisata air terjun Pelangi Kabupaten Bandung Barat

Meskipun peningkatan wisatawan tersebut dibarengi dengan sebuah kekhawatiran adanya klaster baru Covid-19 di objek wisata.

“Meningkatnya jumlah wisatawan di wilayah KPH Bandung Utara harus dibarengi dengan disiplin terhadap protokol kesehatan agar menekan risiko penularan Covid-19,”ujar Komarudin saat dihubungi melalui telepon seluler, Selasa (08/12/2020).

Komarudin memaparkan menjelang tahun baru untuk wisata di KPH BDU tetap buka seperti biasa dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan covid 19.

“Kecuali ditemukan kasus petugas, pengelola atau pengunjung positif covid 19 atau ada larangan/penutupan dari pemerintah daerah atau Satgas Covid 19,”paparnya.

Hingga saat ini, lanjut Komarudin mengatakan dari pemerintah daerah secara umum belum ada larangan, baru ada himbauan2 untuk menunda kunjungan ke wilayah wilayah yang dinyatakan zona merah.

“Kalau pun harus melakukan kunjungan/perjalanan agar menerapkan 3M (protocol covid 19),”ucapnya.

Untuk diketahui secara administrasi kawasan perhutani di Kawasan Pemangku Hutan (KPH) Bandung Utara masuk di empat kabupaten, yakni Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Purwakarta, dan Kabupaten Subang.

Dari 33 tempat wisata yang dikelola Perhutani KPH Bandung Utara, terdapat 17 tempat wisata berada di Bandung Barat. Bandung Barat pun menjadi daerah dengan wilayah hutan terluas yang dimiliki Perhutani KPH Bandung Utara sekitar 10 ribuan hektare.

Objek wisata yang di kelola KPH BDU sebagian besarnya dikelola bersama masyarakat sekitar hutan dan pihak swasta. Banyak manfaat yang didapat dari pemanfaatan hutan menjadi obyek wisata. Baik dari sisi ekonomi, penyerapan tenaga kerja, peningkatan pendapatan serta kesempatan berusaha, dan lain sebagainya. Kus

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close