#iniruangkuHeadLine

Aktifitas Hilir Mudik Angkutan dan Alat Berat ke Lokasi Geo Dipa Patuha Dipertanyakan

Mediatataruang.com, Kab Bandung – Adanya aktifitas hilir mudik angkutan dan alat berat ke lokasi Geo Dipa Patuha. Forum Komunikasi Kader Konservasi Indonesia (FK3I) Jawa Barat meminta kejelasan aktifitas tersebut.

Lokasi aktifitas tersebut dikelola PT Geo Dipa Energi (Persero) yang berbasis Energi Listrik Terbarukan dengan kegiatan utama melibatkan seluruh fase pada pembangkit listrik panas bumi, mulai dari eksplorasi dan eksploitasi, untuk pembangunan pembangkit listrik dan distribusi energi.

Melihat kondisi seperti itu kami pertanyakan terkait Ijin Pinjam Pakai Kawasan Hutan kepada pengelola. Menindaklanjuti pertanyaan FK3I, pihak Geodipa berkunjung ke kantor.

“Pihak Geodipa bersilaturahmi ke Kantor kami untuk menjelaskan secara verbal. Kami juga sedang menempuh keterbukaan informasi publik sebagai Hak warga Negara,” ungkap Dedi Kurniawan selalu Ketua FK3I Jawa Barat, Jum’at (11/12/2020).

Menurutnya, Keterbukaan Informasi Publik dimaksud terkait proses awal Implementasi IPPKH dan revisi amdal. “Disamping itu di lapangan ditemukan fakta – fakta adanya aktifitas berupa hilir mudiknya alat berat yang Kami belum pahami secara teknis untuk kepentingan apakah?,” imbuhnya.

FK3I Jawa Barat juga akan konsen pada Implementasi IPPKH dan regulasi administrasi dan rencana pengembangan Geodipa 2 dan seterusnya.

“Prinsip Kami, masih pada nilai nilai kawasan hutan Bandung Selatan yang berubah fungsi tergantikan segera di dataran DAS dan Sub DAS yang ada,”ungkap Dedi.

Oleh karenanya, FK3I Jawa Barat meminta Proyek Strategis Nasional yang sulit dibendung mjnimal berjalan pada rool dan komitmen kawasan.

“Tapi, sekali lagi, tidak secara verbal, perlu dokumen – dokumen yang dibutuhkan sebagai penguat jika suatu saat mereka melanggar dan sedang proses pelanggaran,” tegas Dedi Kurniawan.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Bandung mendukung penuh pelaksanaan program pengembangan Proyek Strategis Nasional PLTP Patuha 2 yang dilakukan oleh PT Geo Dipa Energi (Persero), sebagai perusahaan yang berbasis sumber daya alam.

Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang M. Naser, dalam public expose Proyek Strategis Nasional PLTP Patuha 2 di Grand Sunshine, Bandung, Rabu (04/11/2020)

Turut hadir, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Kabupaten Bandung, Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), serta para pemangku kepentingan lainnya.

Selain di Jawa Barat, perusahaan ini juga hadir di Dieng yang berlokasi di Provinsi Jawa Tengah merupakan salah satu lokasi proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Geo Dipa Energi.

Dengan kontur pegunungan, sumber air panas, solfatara, fumarole serta bebatuan mengindikasikan bahwa Dieng merupakan lokasi yang potensial untuk dikembangkan sebagai sumber energi panas bumi. Total potensi energi panas bumi di sekitar Dieng diperkirakan sebesar 400 MW.

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close