#iniruangku

Hadir Di Ranca Upas, Perum Perhutani Apresiasi Peresmian Monumen Batalyon Siluman Merah

Mediatataruang.com – Ciwidey. Bupati Bandung, Dadang M Naser resmikan Monumen Perjuangan Batalyon Siluman Merah yang terletak di kawasan Wanawisata Kampung Cai Ranca Upas Kabupaten Bandung, Senin 15/02/2021.

Pembangunan Monumen Perjuangan Batalyon Siluman Merah yang digagas dan dihadiri oleh Kepala BAIS TNI Marsekal Madya TNI Kisenda Wiranatakusumah merupakan salah satu terobosan yang akan menggugah pendidikan sejarah bagi generasi bangsa.

Kisenda mengatakan, sebagai putra dan Letjen TNI (Purn) Achmad Wiranatakusumah merasa bangga bisa menyaksikan seluruh elemen masyarakat di Bandung ikut serta sejak dalam proses persiapan pembangunan monumen Bataliyon Siluman Merah hingga diresmikannya hari ini.

Hal ini, kata Kisenda, merupakan perwujudan nyata bahwa TNI dan Rakyat merupakan bagian terpenting dalam gerak bangsa untuk mencapai cita-citanya ke depan.

“Pembangunan monumen ini akan menjadi simbol perjuangan antara rakyat semesta bersama TNI yang perlu terus di jaga, di pertahankan dan dikembangkan, untuk menjawab tantangan bangsa yang semakin kompleks,” jelasnya.

Sementara itu, Amas Wijaya, Wakil Divisi Regional Jabar Banten Perum Perhutani berharap dengan hadirnya monument perjuangan menambah kembali daya tarik wisata sejarah khususnya bagi pengunjung di dalam kawasan Wanawisata Ranca Upas, umumnya masyarakat di Kabupaten Bandung.

“kami dari perum perhutani merasa bangga hadirnya monument perjuangan batalyon Siluman Merah di kawasan Ranca Upas disini sekaligus menjadi simbiosis mutualisma bagi daya tarik wisatawan yang berkunjung ke Ranca Upas, mudah-mudahan kedepan akan ditambah atau dilengkapi dengan perpustakaan”, ungkap Amas Wijaya.

Ditemui terpisah, Administratur Perum Perhutani KPH Bandung Selatan Tedy Sumarto mengatakan, lebih mengingat sejarah terutama potensi Ranca Upas sebagai salah satu lokasi saksi sejarah di Kabupaten Bandung.

“Monumen Perjuangan Batalyon Siluman Merah adalah kekayaan sejarah bagi dunia pendidikan yang penting untuk dikembangkan menjadi pengetahuan dan pegangan bagi generasi di masa yang akan dating, khususnya bagi kaum pemuda atau milenia yang datang ke Ranca Upas. Selain di Ranca Upas kami dari perum perhutani pun tengah mengembangkan pelestarian salah satu bangunan bersejarah lainnya seperti keberadaan Radio Malabar yang berada di kawasan Gunung Puntang, Kabupaten Bandung”. Tukasnya. (Uwo)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close