#iniruangku

Gelap Nyawang Nusantara Gelar Baksos Terapi Traditional Gratis

Mediatataruang.com – Sumedang. Paguyuban Gelap Nyawang Nusantara (GNN) gelar kegiatan bakti sosial dalam bentuk pengobatan atau terapi alternatif, Kamis 4/03/2021, di Dusun Cibuntut, Desa Cikole, Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang.

Ketua Paguyuban Gelap Nyawang Nusantara, Anwar Hidayat Wijaya mengatakan bahwa kegiatan bakti sosial tersebut merupakan agenda rutin yang diselenggarakan oleh Gelap Nyawang Nusantara.

“Kegiatan bakti sosial Gelap Nyawang ini dilakukan rutin satu bulan sekali, jadi Kamis siang kita bakti sosial. Malamnya, malam Jumat Kliwon kita pengajian, tawasulan,” ujar Anwar saat diwawancara.

Anwar menjelaskan, bahwa kegiatan bakti sosial tersebut pihaknya menyediakan berbagai macam pengobatan alternatif bagi masyarakat.

“Kegiatan sosial ini kalau rutin tiap sebelum malam Jumat Kliwon itu pengobatan gratis. Pengobatan alternatif diantaranya ada totok punggung, totok syaraf, gurah tenggorokan, gurah hidung dan gurah mata,” tuturnya.

Selanjutnya kata Anwar, untuk lokasi kegiatan bakti sosial yang diselenggarakan Paguyuban Gelap Nyawang Nusantara dilakukan berdasarkan permintaan.

“Kalau lokasi itu kita berdasarkan pengajuan dari wilayah. Bulan kemarin kita di Cacaban Conggeang. Sekarang karena di sekretariat Gelap Nyawang Nusantara belum dilakukan, maka bulan sekarang di sekre Gelap Nyawang,” ucapnya.

Kemudian kata Anwar, kegiatan bakti sosial Paguyuban Gelap Nyawang telah berjalan sejak lama.

“Untuk bakti sosial sudah mulai terorganisir baru berjalan yang kedua sekarang. Tapi sebelumnya sudah berjalan, tetapi kalau dulu tidak terorganisir untuk satu bulan sekali, masih sesuai panggilan saja,” imbuhnya.

Anwar menambahkan, dengan kegiatan ini merupakan salah satu bentuk promosi yang difasilitasi Gelap Nyawang Nusantara bagi para terapis-terapis untuk perkenalkan di tiap wilayah.

“Kedepannya mereka bisa dipanggil secara personal oleh pihak-pihak yang membutuhkan baik perorangan ataupun kelompok,” pungkasnya.

Disinggung bagaimana sepak terjang paguyuban Gelap Nyawang Nusantara yang dipimpinnya, Anwar menjelaskan jika Paguyuban ini adalah yang terdiri dari sebagai wadah yang terdiri dari berbagai kelompok seni, para pelaku budaya, tetapi berbasis lingkungan hidup.

Anwar berpendapat bahwa selain mencintai, melestarikan dan menjaga budaya, satu sisi yang sering terlupakan adalah dalam hal pelestarian alam.

“Jadi salah satu kegiatan itu yang rutin selain pengobatan alternatif satu bulan satu kali, kegiatan yang rutin kita lakukan adalah menanam pohon di sejumlah mata air,” ucap Anwar.

Ia berharap, dalam melestarikan seni budaya, juga perlu diperhatikan sisi lingkungan hidupnya.

“Oleh karena itu, ketika kita mengikrarkan diri mencintai seni budaya, jangan lupa sisipkan kegiatan yang merupakan bentuk menjaga kelestarian lingkungan.” pungkasnya.

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close