#iniruangkuDaerahHeadLine

Tokoh FKPPI Riau: Minyak dan Gas Sudah Dinikmati CPI, Bersihkan Tanah Kami dari Limbah Chevron!

Mediatataruang.com – PEKANBARU – Ketua Himpunan Pengusaa dan Wiraswasta FKPPI Riau Harmen Yunan Pattinasarani angkat bicara mengenai masih berecerannya limbah minyak PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) di lahan warga Provinsi Riau.

“Kembalikan Riau ke bumi Melayu, bersihkan tanah kami dari limbah minyak Chevron,” ungkap Harmen tegas kepada wartawan, Minggu (25/7/2021).

Menurut Harmen, sudah saatnya Riau menikmati berkah kekayaan alam yang diberikan Tuhan kepada masyarakat Provinsi Riau. “Kita tahu sudah hampir seratus tahun belakangan ini kekayaan minyak dan gas dari perut bumi Riau, lebih banyak dinikmati oleh perusahaan asing,” ungkap Harmen.

Harmen yang juga merupakan Pengurus Pengurus LSM LPKP CSR Riau itu juga mengungkapkan kerisauannya menjelang alih kelola Blok Rokan dari CPI ke Pertamina.

“Selama ini sumberdaya minyak dan gas sudah dinikmati CPI, ketika ingin pergi meninggalkan Bumi Riau, malah yang mereka tinggalkan limbah minyak yang berceceran dimana-mana di Riau,” ungkap Harmen.

Menurut Harmen, sebagai perusahaan kelas dunia, tak sepatutnya CPI meninggalkan limbah berserakan meracuni lingkungan hidup di Riau.

“Perusahaan ini kelas dunia, sahamnya dimiliki orang dari segala penjuru dunia. Limbah ini adalah persoalan lingkungan hidup. Apakah masyarakat dunia masih mau menanamkan uangnya di perusahaan perusak lingkungan seperti ini?,” tandas Harmen.

Harmen juga lantas memberikan apresiasi dan dukungan atas upaya Gugatan Lingkungan Hidup yang telah dilayangkan LPPHI terhadap CPI, SKK Migas, Mentri LHK dan DLHK Riau.

“Hukum harus ditegakkan. Negara harus hadir untuk rakyatnya melalui Pengadilan untuk memberikan keadilan kepada segenap rakyat Indonesia, yang sampai saat ini tak mampu dilakukan oleh Pemerintah,” ungkap Harmen.

Ia juga mengajak segenap lapisan masyarakat di Riau khususnya dan Indonesia umumnya, untuk mengawal dan memantau jalannya persidangan Gugatan Lingkungan Hidup ini.(*)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close