#iniruangkuHeadLine

Pentingnya Mangrove #2

Masihkah Menafikan Pentingnya Hutan Mangrove

Mediatataruang.com – Rerimbunan hutan mangrove juga dapat menstabilkan garis pantai, mengurangi erosi dari gelombang badai, arus, ombak, dan pasang surut. Sistem perakaran mangrove yang rimbun dan rumit yang membuat kawasan hutan mangrove sangat menarik bagi komunitas ikan dan organisme lain yang mencari makanan dan berlindung dari ancaman predator selain tempat Pitoplanton memproduksi O2 dengan leluasa

Pada banyak identifikasi hutan mangrove yang terdapat di perairan pantai dapat diidentifikasi dari banyaknya jalinan rimbun dari perakaran yang membuat pepohonannya seperti tampak berdiri mengapung di permukaan air.

Rimbunnya perakaran pada mangrove memungkinkan mangrove dapat menahan kondisi perairan pasang surut air pasang setiap hari. Perakaran mangrove juga dapat memperlambat pergerakan air pasang surut, menyebabkan sedimen mengendap dari air dan membangun dasar berlumpur.

baca juga Pentingnya Mangrove

Sebelum mengetahui kegunaan dan kepentingan keberadaan mangrove, alangkah lebih baiknya mengetahui manfaatnya:

  1. Sediakan dan Jaga Keanekaragaman Hayati
    Manfaat hutan mangrove yang amat penting dan jarang diketahui yaitu menyediakan dan menjaga keanekaragaman hayati. Menjadi rumah bagi berbagai spesies yang luar biasa, hutan mangrove adalah hotspot dari keanekaragaman hayati. Hutan tersebut menyediakan habitat bersarang dan berkembang biak bagi ikan dan kerang, burung migran, dan penyu. Berdasarkan penelitian diperkirakan 80% tangkapan ikan dunia bergantung pada hutan mangrove baik secara langsung maupun tidak langsung.
  2. Mata Pencaharian
    Hutan mangrove berfungsi sebagai mata pencaharian. Masyarakat pedesaan di sekitar laut umumnya bekerja sebagai nelayan dan petani yang bergantung pada lingkungan alam untuk menafkahi keluarga mereka. Ekosistem mangrove yang sehat berarti perikanan yang sehat untuk memancing, dan lahan yang sehat untuk bercocok tanam. Jika hutan mangrove terancam punah, maka itu akan berakibat hal yang sama bagi ikan-ikan yang berlindung di bawahnya, maka secara langsung akan berdampak pada nelayan dan petani.
  3. Jaga Kualitas Air
    Hutan mangrove penting untuk menjaga kualitas air. Dengan jaringan akar yang padat dan vegetasi disekitarnya, mereka menyaring dan menjebak sedimen, logam berat, dan polutan lainnya. Kemampuan untuk menahan sedimen yang mengalir dari hulu mencegah kontaminasi saluran air hilir dan melindungi habitat sensitif seperti terumbu karang dan padang lamun di bawahnya.
  4. Pertahanan Pantai
    Hutan mangrove juga sebagai garis pertahanan pertama masyarakat pesisir. Mereka menstabilkan garis pantai dengan memperlambat erosi dan menyediakan penghalang alami yang melindungi komunitas pesisir dari peningkatan gelombang badai, banjir, dan angin topan. Hutan mangrove yang kuat merupakan perlindungan alami bagi masyarakat yang rentan terhadap kenaikan permukaan laut dan kejadian cuaca yang lebih intens dan sering yang disebabkan oleh perubahan iklim.
  5. Penyimpanan Karbon
    Manfaat hutan mangrove dapat “menyerap karbon dengan kecepatan dua hingga empat kali lebih besar dari hutan tropis dewasa dan menyimpan tiga hingga lima kali lebih banyak karbon per area setara daripada hutan tropis” seperti hutan hujan Amazon.
  6. Sumber Material
    Secara historis masyarakat menggunakan kayu mangrove dan ekstrak lainnya untuk keperluan bangunan dan pengobatan. Potensi mereka sebagai sumber bahan biologis baru, seperti senyawa antibakteri dan gen tahan hama, sebagian besar masih belum ditemukan.
  7. Pembangunan Berkelanjutan
    Hutan mangrove memiliki potensi yang belum tergali untuk inisiatif penghasil pendapatan yang berkelanjutan termasuk ekowisata, olah raga memancing, dan kegiatan rekreasi lainnya. Sementara pembangunan yang tidak diatur mengancam hutan mangrove, seperti proyek pembangunan pariwisata, industri yang banyak menimbulkan pencemaran, atau budidaya udang skala besar, pengembangan kawasan permukiman yang mengorbankan ekosistem pesisir.
  8. Berlindung dari Badai
    Rumpun mangrove yang menopang dataran lumpur pasang surut juga menyediakan zona penyangga yang melindungi tanah dari kerusakan akibat angin dan gelombang. Tempat-tempat mangrove ditebang untuk tambak udang jauh lebih rentan terhadap badai siklon dan gelombang pasang yang merusak.

Hal ini berarti dapat disimpulkan bahwa upaya melestarikan dan memulihkan hutan mangrove sangat penting dalam upaya memerangi perubahan iklim, pemanasan iklim global yang dipicu oleh peningkatan emisi karbon, telah menimbulkan dampak bencana bagi masyarakat di seluruh dunia. Pada saat yang sama, hutan mangrove rentan terhadap perubahan iklim karena kenaikan permukaan laut mendorong ekosistem ke daratan. (*Juniar Ilham)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close