#iniruangkuHeadLine

KPI : Jutaan Hektar Hutan Hilang dan Terancam Hilang, “Where Are You Forester ?”

Khususnya pada tahun 2014 – 2015 angka deforestasi mencapai angka tertinggi dalam kurun waktu 6 (enam) tahun, atau seluas1.092.181,50 Ha

Mediatataruang.com – Meningkatnya Isu Pemanasan Global dan Apa yang kita rasakan waktu kewaktu pemanasan global sangat dirasakan, sebagai mana diberitakan bahwa greenland sudah turun hujan bukan lagi salju seperti biasanya, bencana bencana banjir, mencairnya es dipuncak jaya dan paling mengerikan ialah isu terendamnya kawasan pesisir pulau dan jakarta di presiksi terendam 20 persen daratannya.
Disatu sisi kita menyaksikan dan membaca hal hal mengerikan tersebut dilain sisi Pemerintah dengan UUCK dan PP 23 Tahun 2021 asik mengobral Hutan dengan harga yang sangat murah sekitar 11 sd 15 jutaan Rupiah perhektar hal ini sangat memprihatinkan karena Hutan Tropis kita hanya dinilai sebesar itu tanpa diperhitungkan aspek lainnya seperti ekologi, sosial dan budaya oleh yang memiliki kewenangan dan ditugaskan Negara untuk menjaga kelestarian Hutan, dimana Komitmen Kelestariannya?.
Berdasarkan Data Statistik Kementerian Lingkungan dan Kehutanan dari tahun 2011 sampai dengan tahun 2019 dan data Badan Pusat Statistik Indonesia tahun 2017-2019, Jumlah Luas Daratan Kawasan Hutan berkurang 10.783.413,02 Ha atau Jumlah Luas Daratan dan Perairan Kawasan Hutan berkurang 10.356.826,02 Ha. Tingkat pengurangan 1.300 hingga 4,2 jt Ha dalam satu tahunnya, atau dengan laju pengurangan 0% sampai dengan 5,33% dalam satu tahunnya. Pengurangan luas Kawasan hutan besar-besaran terjadi pada tahun 2012 hingga 2014, kemudian menyusut relative lebih kecil luas penyusutannya dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Baca juga Raynaldo Sebut Perubahan Kompensasi Dalam PP No.23/2021 Berdampak Pada Deforestasi
Berdasarkan dua data statistic tersebut, pengurangan luas Kawasan hutan Indonesia dalam kurun waktu 8 tahun yaitu dari tahun 2011 – 2019, pada setiap jamnya berkurang seluas 149,84 Ha atau setara dengan 1.36 luas lapangan sepakbola per jam.
Pengurangan luas Kawasan hutan tersebut, diiringi pula dengan pengurangan tutupan luas hutan dan deforestasi. Berdasarkan pada Data Badan Pusat Statistik Indonesiatahun2013–2019,laju deforestasi Kawasan hutandi Indonesia antara 0.19% sampai dengan 0,68% atau setara dengan 223.323,90 Ha pada tahun 2017 dan 815.607,50 Ha pada tahun 2014 – 2015. Berdasarkan data tersebut, angka deforestasi lebih besar terjadi di dalam kawasan hutan dibanding di luar kawasan hutan. Khususnya pada tahun 2014 – 2015 angka deforestasi mencapai angka tertinggi dalam kurun waktu 6 (enam) tahun, atau seluas1.092.181,50 Ha.

Baca juga Harpan Sirna Oleh Si Penanggung Jawab
Melihat angka-angka tersebut sangat miris akan tetapi para penggiat, pemerhati dan organisasi lingkungan yang aktifitasnya di hutan terus terdiam dan terbungkam melihat hutan terus tergerus tidak jelas kemana dan apa keuntungan bagi Negara terutama bagi rakyat dan saat ini warga dunia sudah merasakannya dari deforestasi tersebut selain komflik lokal yang terjadi, disini kami menanyakan Where Are You Forester ? (*Komunitas Pohon Indonesia,KPI)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close