#iniruangkuDaerahHeadLine

Kelebihan Lantai Dan “Merusak” Cagar Budaya Moxi Hotel Dirungkadkeun?

Mediatataruang.com – Bandung, Setelah lebih kurang berdiri selama Lima tahun, ternyata bangunan Moxi Hotel yang berada di perempatan Jalan Sulanjana Dan Insinyur Djuanda, Bangunan illegal yang berdiri di tempat yang kurang tepat (menempati lahan Cagar budaya), serta dari exiting bangunan juga melanggar ketentuan bangunan.

“Bangunan ini berdiri di lahan terlarang Cagar budaya, lalu ketinggiannya melanggar ketentuan dari kelayakan bangunan” , tutur Or seorang yang dikenal dekat dengan pejabat tinggi di Lingkungan Pemerintah Kota Bandung.

Selanjutnya menurut Or, Pemerintah Kota Bandung sudah seharusnya mencabut izin operasional Moxi Hotel untuk kemudian meruntuhkan bangunan ilegal tersebut, sebagai langkah tegas terhadap pelanggar ketentuan perizinan mendirikan bangunan.

“Bukan hanya Moxi (Moxi Hotel) di Bandung ini sangat sangat banyak sekali mereka yang melanggar, Dan juga mengeruk banyak keuntungan atas pelanggaran ya.”, Lanjut Or.

Sementara ketika dimintai keterangan salah satu pihak pengelola Moxi Hotel yang juga tidak mau disebutkan namanya, menjawab bahwa atas pelanggaran pelanggaran yang terjadi mereka telah memenuhi kewajiban ya.

“Iya benar, kami tahu telah melanggar, akan tetapi sebagai warga yang patuh, kami sudah memenuhi kewajiban kewajiban yang timbul atas pelanggaran yang kami lakukan”. Tuturnya.

Pelanggaran pelanggaran atas bangunan baik dari segi lingkungan dan tata ruang yang terjadi di kota Bandung memang sudah seharusnya dengan sangat segera untuk dituntaskan penegakan hukum ya, terlebih lagi jangan menjadi kan Diskresi yang dijalankan oleh para pelanggar jangan lah dianggap sebagai bentuk Coorporate Social Responsibility (CSR), akan tetapi sebagai kewajiban mutlak yang harus dipenuhi oleh para pelanggar, apalagi denda yang jumlah ya bisa milyaran rupiah menjadi bancakan oknum pemangku kebijakan.(*)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close