Hal ini perlu ditempuh, agar harapan Presiden Jokowi tatkala memberikan catatan pada peringatan 1 tahun Badan Pangan Nasional, kita mampu mewujudkan ketahanan pangan yang kuat, kemandirian pangan yang berkualitas dan kedaulatan pangan, dapat segera diwujudkan dalam kehidupan berbangsa, berbegara dan bermasyarakat.
Setiap Orde Pemerintahan yang diberi kesempatan untuk “mengelola” sekaligus “menakhkodai” bangsa dan negara tercinta (Orde Lama, Orde Baru dan Orde Reformasi), rupa nya memiliki persepsi yang sama terhadap penggelindingan program penganekaragaman konsumsi pangan.
Ke tiga Orde ini sepakat, bangsa ini harus secepat nya mampu mengurangi ketergantungan konsumsi pangan masyarakat nya terhadap satu jenis bahan pangan pokok (baca : beras). Sebagai bangsa yang memiliki beragam bahan pangan karbohidrat, sudah sepantas nya menerapkan program diversifikasi pangan secara serius.
Kita tidak boleh lagi setengah hati dalam melaksanakan nya. Diversifikasi pangan merupakan kebutuhan yang mendesak dan butuh penggarapan sesegera mungkin. Tagline hari jadi yang pertama Badan Pangan Nasional yang menyebut kata “gerakan”, sebetul nya makin mempertegas bahwa program diversifikasi pangan, sudah tidak pas lagi bila dikemas dalam bentuk keproyekan Pemerintah.





