MEDIA TATARUANG – Pembebasalan lahan untuk proyek jalan tol masih menempati urutan teratas dari sisi penyerapan dana yang dikeluarkan oleh Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN).
Dari total realisasi Rp 12,8 triliun, pendanaan terbesar yang menembus angka Rp 9,2 triliun dialokasikan untuk pembebasan lahan jalan tol.
“Tol ini menjadi penyerap dana pembebasan lahan terbesar untuk sektor jalan tol,” ujar Direktur Pendanaan dan Pengadaan Lahan Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) Qoswara, seperti dilansir Antara, Kamis (15/12/2022).
Qoswara merinci, pendanaan pembebasan lahan senilai Rp1,2 triliun digunakan untuk Jalan Tol Trans Sumatera; Rp694,31 miliar untuk Tol Jakarta Cikampek II Sisi Selatan; Rp512,27 miliar untuk Tol Cinere-Jagorawi; Rp505,41 miliar untuk jalan Tol Bekasi-CawangKampung Melayu.
Sedangkan untuk sektor nonjalan tol, lima proyek dengan nilai pembebasan lahan terbesar yang didanai LMAN ialah Bendungan Marga Tiga senilai Rp916,74 miliar, Bendungan Bener senilai Rp633,22 miliar, dan Bendungan Sadawarna Rp458,99 miliar.





