MEDIA TATARUANG – Istilah “New Normal” atau “Normal Baru” yang akrab di telinga kita selama pandemi, kini resmi memiliki wajah baru dalam konteks iklim Indonesia.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah menetapkan periode dasar 1991-2020 sebagai standar pembanding terbaru untuk variabel iklim. Perubahan standar ini bukan sekadar pergeseran statistik, melainkan cermin dari realitas yang telah berubah: Indonesia memanas dengan percepatan yang mengkhawatirkan.
Data terbaru mengkonfirmasi tren ini. Tahun 2024 tercatat sebagai tahun terpanas dalam sejarah pengamatan modern Indonesia sejak 1981, dengan anomali suhu melonjak 0,6°C hingga 1,5°C di sejumlah wilayah. Prediksi untuk 2025 tidak lebih menggembirakan; suhu diperkirakan tetap lebih hangat 0,3°C hingga 0,6°C di atas normal baru tersebut. Bahkan, fenomena panas terik pada Oktober mendatang diproyeksikan mendorung suhu maksimum hingga 37,6°C.
“Rekor panas ini bukan kejadian satu kali. Ini adalah sinyal konsisten dari pergeseran iklim yang kita alami. Normal baru kita adalah normal yang lebih panas,” tegas Chepymara, Pemimpin Redaksi Media Tataruang.
