Scroll untuk baca artikel
#iniruangkuHeadLineNasional

Akar Persoalan ITB dan Indonesia #1

587
×

Akar Persoalan ITB dan Indonesia #1

Sebarkan artikel ini
100 Tahun ITB
100 Tahun ITB

Masyarakat berpenghasilan tinggi, tentu memiliki pengeluaran rata-rata yang jauh lebih besar. Badan Pusat Statistik (BPS, SUSENAS 2018) merilis, 55-66% pengeluaran rata-rata dari 80% penduduk Indonesia, digunakan untuk makanan.

Sebagian besar sisanya digunakan untuk kebutuhan sehari-hari lain, seperti listrik, transportasi, dan kebutuhan rumah tangga. Pengeluaran rata-rata per kapita per bulan mereka bervariasi antara Rp 378.350 hingga Rp 1.220.650.

Kelompok 20% sisanya, memiliki pengeluaran rata-rata Rp 2.592.000 per kapita per bulan. Hanya sekitar 39% diantaranya yang digunakan untuk belanja makanan.

Tingginya pendapatan rata-rata masyarakat ibukota memungkinkan mereka membelanjakan uangnya untuk berbagai kemewahan yang tidak termasuk kebutuhan pokok.

Hal tersebut kemudian dapat menjelaskan mengapa Pendapatan Asli Daerah DKI Jakarta mencapai 30% Nasional. Atau jika dilihat dari nilai rata-rata per kapitanya pada tahun 2019 (Rp 4,8 juta), 12 kali provinsi Jawa Barat (Rp 400 ribu).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *